menjalankan suatu peran

November 7, 2008

setiap orang di dalam sebuah situasi akan selalu memerankan seorang sosok pribadi tertentu. bisa sebagai anak ketika bertemu orang tua, bisa sebagai kawan bila bertemu sejawat, bisa sebagai orang tua bila bertemu buah hati, dan semua itu harus boleh jadi berbeda satu dengan yg lainnya. Semua harus berada dalam porsinya, mulai dari cara berpikir, cara bersikap dan cara bertindak. Ketika kita bertemu orang tua, maka kita memposisikan sebagai anak yg sedang belajar bagaimana menjadi orang tua yg baik. Ketika kita bertemu dengan rekan sejawat, maka kita sedang belajar utk menjadi rekan yg baik, dan ketika kita sedang bertemu dengan anak, maka kita sedang belajar menjadi orang tua yg baik dan bijaksana yg patut dicontoh oleh anaknya. Semua peran boleh jadi dijalankan secara bersamaan, dan akan menjadi masalah bila kita salah menempatkan sikap pada tempat dan orang yg tidak tepat. Oleh karenanya, pandai-pandailah memamahi diri sendiri agar kita tahu percis sikap apa yg perlu kita tunjukkan pada sebuah situasi. Wallahu’alam.


kejernihan dalam berpikir

November 6, 2008

bila kita mengalami kesulitan untuk memahami sesuatu yg kompleks, maka mulailah berpikir dari sesuatu yg sederhana. Persoalan memahami sesuatu yg kompleks akan terjadi bila di dalam pikiran kita sudah terbentuk sesuatu yg kompleks, sehingga kita tidak dapat membedakan apakah kesulitan kita membaca persoalan tersebut atau kita tertutupi oleh pikiran kita yg sangat kompleks.

memahami persoalan dengan cara sederhana, akan membawa kita kepada pemahaman akan seluruh konteks persoalan yg ada dan dapat jauh melebihi kompleksitas yg ada. oleh karenanya, tenangkan pikiran agar dapat kita peroleh kejernihan dalam pikiran.