Sebenarnya, manusia itu adalah makhluk pembelajar, sejak dari kecil hingga tua. Hanya saja seringkali proses pembelajaran itu terhenti manakala manusia merasa cukup. Sudah merasa cukup atas apa yg dimilikinya, merasa cukup atas apa yg diketahuinya, merasa cukup atas tanggungjawabnya, merasa cukup atas amalannya.
Padahal hidup itu terus berjalan, apa yg kita tahu hari ini, belumlah cukup utk menjawab persoalan dimasa mendatang. Ilmu yg kita dapat esok hari pun, tidaklah cukup untuk menjawab persoalan masa depan. Kuncinya adalah proses belajar tiada henti, sejak bayi hingga menjelang liang lahat.@riharso
Agustus 26, 2008 pukul 9:15 am |
you memang pembelajar sejati, kawan !
Agustus 26, 2008 pukul 9:37 am |
tengkyu frend,
-salam-